Next Post

Yenny Wahid Ungkap Suara Nahdliyin Mayoritas ke Ganjar-Mahfud

061216100_1701998777-WhatsApp_Image_2023-12-08_at_07.31.52

Depok, Jawa Barat, AWN (9/12/2023) – Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, menghadiri istigasah untuk kemenangan pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud Md di Pondok Pesantren (Ponpes) Assa’adah, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, pada Kamis, 7 Desember 2023.

“Kita bersama-sama dengan masyarakat penggerak pendukung Ganjar dan Mahfud menggerakkan masyarakat untuk berdoa bagi kemenangan Ganjar-Mahfud dan juga bagi negara kita tercinta agar pemilu berjalan dengan baik. Kemudian langkah kita dituntun untuk bisa mendapat pemimpin yang mendengarkan suara hati rakyat,” tutur Yenny Wahid kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).

Dalam kesempatan itu, Yenny mengungkapkan mayoritas suara warga Nahdlatul Ulama (NU) atau nahdliyin di pilpres 2024 ini mengarah ke Ganjar-Mahfud.

“Dukungan nahdliyin untuk Ganjar dan Mahfud sangat tinggi. Apalagi di pasangan Ganjar-Mahfud memang ada orang NU yaitu Pak Mahfud, tapi orang NU yang dekat dengan Gus Dur,” ujar Yenny Wahid yang merupakan putri dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Jadi ada dua hal yang menjadikan keistimewaan Pak Mahfud itu adalah beliau bukan saja orang NU, tapi orang NU yang dekat dengan Gus Dur dan memang dikader oleh Gus Dur dari awal,” jelas Yenny.

Yenny menegaskan, Indonesia sangat membutuhkan sosok pemimpin yang dapat meneruskan jejak langkah para presiden sebelumnya, sesuai dengan kebutuhan negara.

“Apa sih yang masih kurang, penciptaan lapangan kerja, kedua masyarakat maunya penegakan hukum itu penting banget. Penciptaan lapangan kerja itu bisa terjadi kalau ekonomi tumbuh. Ekonomi tumbuh kalau penegakan hukum bagus,” kata Yenny Wahid.

Menurut Yenny, pasangan Ganjar-Mahfud memiliki program-program kerja yang membumi dan langsung dirasakan masyarakat.

“Bukan hanya janji, sudah dibuktikan. Di Jawa Tengah, rumah murah, perhatian untuk guru ngaji dan marbot karena mereka sudah dibuatkan bukan janji. Ponpes nanti akan ada beasiswa untuk santri, pelatihan kewirauhaan. Jadi kalau mau maju, kita butuh pemimpin seperti Ganjar dan Mahfud Md,” Yenny menandaskan.(AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *