Next Post

Tren Partisipasi Perempuan Dalam Ekonomi Meningkat

18-33-59-foto-berita-masterperempuan-2

 

Jakarta, AWN (07/01/21) Kemenkeu –Dalam Webinar “Perempuan Berdaya Indonesia Maju: Refleksi Awal Tahun 2021, Quo Vadis Perempuan Indonesia”, Menkeu memaparkan bahwa di tahun 2020, Indonesia berada di peringkat 85 dalam Indeks Global Gender Gap, meningkat 28 peringkat dibanding tahun sebelumnya. Ini mengindikasikan tren positif dari partisipasi perempuan dalam ekonomi, kesehatan, dan tingkat pendidikan. Namun dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan bagi partisipasi perempuan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

“IPM kita, kalau dibagi antara laki-laki dan perempuan, perempuan lebih rendah. Ini berarti perempuan kualitas dihitung dari sisi pendidikan, kesehatan, itu masih mengalami situasi yang lebih buruk dari laki-laki. Partisipasi perempuan di dalam ekonomi kita juga stagnan. Kalau sekarang kita punya menteri perempuan di bidang tenaga kerja, saya berharap partisipasi angkatan kerja akan meningkat. Kalau dihitung dari sisi jumlah upahnya, untuk pekerjaan sama, perempuan dibayar lebih rendah dari laki-laki,” ujar Menkeu secara daring melalui zoom Kaukus Perempuan Parlemen RI, Senin (04/01).

Padahal, ujar Menkeu, selama pandemi ini partisipasi perempuan Indonesia di pasar keuangan meningkat. Perempuan memberikan kontribusi besar pada APBN melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) ORI yang terus meningkat. Data menunjukkan pada ORI17, 55,87% dari total investor adalah perempuan, sedangkan pada ORI18 meningkat menjadi 57,82%.

“Mereka itu investor paling besar dalam Surat Utang Negara. Jadi perempuan itu mampu dan mereka mengerti bagaimana menempatkan uang di tempat instrumen investasi yang baik,” tutup Menkeu.

Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya untuk makin meningkatkan peran perempuan agar tidak hanya ekonomi serta produktivitas negara membaik, tetapi juga kualitas hidup keluarga serta anak-anak Indonesia akan ikut meningkat.

Sebagai informasi, acara yang diselenggarakan oleh Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) bekerja sama dengan Maju Perempuan Indonesia (MPI) menghadirkan enam menteri perempuan di Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.(AWN) 

asiawomennews

Related posts

3 thoughts on “Tren Partisipasi Perempuan Dalam Ekonomi Meningkat

  1. I like the method that you write. Great website. Lovely understanding over listed here. Wonderful! Great Web page. I will certainly share this specific with all my friends! Thanks for your great blogs! I won’t be able to wait to confirm some those out! I love to write that type articles as if you.

  2. Going to think this but Ive wasted all night looking for some articles about this. I wish I knew of this website earlier, it was an excellent read and really helped me out. Have an excellent 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *