Next Post

Partisipasi Perempuan Penting untuk Ekonomi Berkelanjutan

19-03-14-menkeu-w20

Jakarta, AWN (23/12/21) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemberdayaan perekonomian perempuan sangat penting dan fundamental dalam hal pemulihan. Hal ini sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia yaitu ‘Recover Together. Recover Stronger’, ungkap Menkeu. 

 

“Partisipasi perempuan sangat penting untuk kekuatan dan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan. Kami juga melihat peran Woman20 dan G20 untuk memajukan pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi sangat penting untuk dapat menggerakan semua sumber pertumbuhan agar kita mampu bersama-sama pulih lebih kuat,” terang Menkeu pada acara G20 Women’s Empowerment Kick-Off Meeting yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (22/12).

 

Dilihat dari sudut pandang ekonomi, investasi sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting bagi masa depan bangsa. Dengan jumlah populasi perempuan yang merupakan separuh dari penduduk Indonesia, tegas Menkeu, adanya kesetaraan gender bukan hanya merupakan hal yang baik secara moral, tetapi juga merupakan hal yang tepat dan strategis dalam perekonomian.

 

Perempuan adalah kunci dalam mempromosikan kesejahteraan. Pada level keluarga, perempuan memiliki kesempatan untuk berperan serta dalam perekonomian keluarga sekaligus sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab atas kualitas anak-anaknya, yang sangat penting untuk kelangsungan dan keberlanjutan bangsa dan negara.

 

“Jadi dalam hal ini, bagi seorang perempuan untuk memiliki kesetaraan bukan tentang apakah mereka memiliki hak yang sama tetapi ini juga untuk memberikan ruang bagi mereka untuk dapat tumbuh secara optimal dan juga menciptakan pemberdayaan kapasitas baik sebagai ibu, sebagai wanita, dan juga sebagai pengusaha,” lanjut Menkeu.

 

Menkeu juga mengatakan bahwa manfaat yang dihasilkan dari pemberdayaan perempuan sangatlah jelas. Namun, Menkeu mengingatkan bahwa kesetaraan gender belum sepenuhnya ada saat ini. Penelitian World Economic Forum menyebutkan bahwa perlu waktu 100 tahun untuk menciptakan kesetaraan gender.

 

Maka, Menkeu menekankan bahwa masih banyak PR yang harus dilakukan untuk memastikan perempuan dan anak perempuan dapat mengembangkan potensinya secara maksimal serta berkontribusi tidak hanya dalam masyarakat namun juga perekonomian. Namun, Menkeu optimis bahwa hal ini telah secara tepat menjadi prioritas bagi Indonesia serta mendapatkan dukungan kebijakan untuk perempuan dan anak perempuan yang kuat di setiap level pemerintahan, baik itu Presiden dan seluruh kabinet serta pemerintah daerah. Menkeu juga berharap agar sektor swasta dan komunitas bisnis juga akan terus melakukan bagian mereka dalam usaha mempromosikan kesetaraan gender.

 

“Saya mengajak kepada Anda semua untuk berbagi program dan ide Anda, agar kita semua dapat terus memajukan kesetaraan gender dan memberikan kesempatan yang sama khususnya bagi perempuan dan anak perempuan, agar mereka menjadi potensi sumber pertumbuhan nyata yang dapat memberikan kontribusi positif tidak hanya untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka, tetapi yang paling penting untuk negara mereka dan bagi dunia. Bersama-sama kita akan memulihkan ekonomi sehingga kita dapat pulih bersama dan pulih lebih kuat,” tutup Menkeu.(AWN/fh) 

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11

Recent News