Next Post

Menteri PPPA Imbau Masyarakat Ciptakan Kondisi Mudik Ramah Perempuan dan Anak

Screenshot_2024-04-06-17-09-47-343_com.miui.gallery

Jakarta, AWN (6/4/2024) – Menjelang puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada 6-8 April 2024, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengimbau masyarakat dan penyedia jasa layanan di posko-posko mudik untuk dapat menciptakan situasi mudik yang ramah bagi perempuan dan anak.

 “Menjelang puncak arus mudik, jajaran Kemen PPPA telah melakukan peninjauan kesiapan di beberapa rest area. Kami mengimbau seluruh pihak dapat menciptakan situasi mudik yang ramah perempuan dan anak, baik dari sisi penyedia jasa layanan yang memberikan fasilitas yang memadai, maupun kepada para pemudik yang dapat mempersiapkan kebutuhan spesifik perempuan dan anak dengan baik,” ujar Menteri PPPA. 

Menteri PPPA menyampaikan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan moda transportasi yang aman dan nyaman, salah satunya memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan oleh pemerintah. 

“Untuk menunjang kesehatan dan kenyamanan anak dalam perjalanan mudik, orang tua perlu menyiapkan kebutuhan spesifik bagi anak. Membawa makanan yang bergizi, menyiapkan obat-obatan, menyediakan bahan bacaan dan mainan untuk anak bisa menjadi alternatif bagi orang tua ketika akan mudik bersama anak,” ungkap Menteri PPPA.

 Menteri PPPA mengajak para orang tua agar lebih peka ketika anak mulai lelah atau bosan di perjalanan. Jika kondisi anak sudah tidak nyaman, para orang tua dianjurkan untuk dapat beristirahat di rest area. Selain itu, orang tua juga perlu mengajarkan anak untuk berhati-hati ketika bertemu orang asing sehingga anak tidak menerima ajakan atau makanan dari orang yang tidak dikenal. 

Menteri PPPA juga mendorong para ayah dan keluarga untuk dapat aktif berpartisipasi dalam pengasuhan anak ketika di perjalanan mudik maupun libur lebaran.

“Tidak hanya kebutuhan pengasuhan anak, namun para suami dan keluarga juga harus berpartisipasi ketika istri maupun saudaranya sedang hamil atau menyusui. Mempersiapkan kebutuhan obat-obatan, breast pad, dan pumping ASI bisa dilakukan oleh para suami untuk meringankan beban perempuan selama dalam perjalanan,” jelas Menteri PPPA. 

Dari segi kesiapan fasilitas di posko mudik dan rest area, Menteri PPPA mendorong penyedia jasa layanan mempersiapkan sarana prasarana yang ramah perempuan dan anak. Mulai dari menyediakan ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain bagi anak, dan akses yang mudah bagi disabilitas dan lansia.(AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

Recent News