Next Post

Menteri PPPA : Dukung Akses Bantuan Modal Bagi Perempuan Pelaku Usaha di Sulawesi Utara

182a1-20211019102543_img_3895

Manado, Sulawesi Utara, AWN (22/10/2021)  – Mengawali kunjungan kerja di Sulawesi Utara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga melakukan sejumlah kegiatan di Kota Manado, Selasa (19/10). Dalam kunjungan di Kota Manado, Menteri Bintang menghadiri acara Peluncuran Tabungan dan Kredit Bohusami Perempuan Hebat yang merupakan bantuan modal dan akses layanan modal keuangan bagi perempuan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara.

“Apresiasi saya sampaikan kepada ide luar biasa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Utara (Sulut) yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara dan Bank SulutGo yang akan memberikan bantuan modal usaha bagi UMKM perempuan sebesar 10 juta rupiah tanpa agunan. Pesan saya program ini dapat dilaksanakan secara tepat dan terarah sehingga pemanfaatannnya dapat dirasakan secara maksimal oleh semua pihak terutama para perempun pelaku usaha di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Menteri Bintang di Kantor Gubernur Prov. Sulawesi Utara, Kota Manado. 

Dalam launching tersebut, Menteri Bintang didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven OE Kandow memberikan bantuan modal kredit usaha Bohusami pertama kepada 2 (dua) pelaku usaha perempuan, yakni Jois Engli dengan jenis usaha pembuatan donat, dan Anastasia Merke dengan jenis usaha menjahit.

Menteri Bintang menjelaskan ada korelasi positif antara perempuan yang berdaya secara ekonomi dengan perlindungan perempuan dan anak. Melalui pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi bisa menjadi pintu untuk menyelesaikan masalah pengasuhan, kekerasan, pekerja anak, dan juga perkawinan anak dan tentunya mendukung 5 arahan presiden kepada kementerian pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (Kemen PPPA).

“Layanan keuangan yang inklusif bagi perempuan ini masih merupakan tantangan, maka pesan saya kepada tentunya kepada Bank SulutGo, persyaratan administrasi dari bantuan modal usaha ini harus bisa dibuat sesederhana dan semudah mungkin. Apalagi banyak perempuan memiliki peran pengasuhan yag seringkali tidak memiliki waktu luang lebih untuk datang dalam waktu yang lama atau berulangkali dalam mengajukan persyaratan kredit tersebut, maka pendampingan modal ini dapat dibuat sesederhana dan semudah mugkin,” jelas Menteri Bintang.

“Inovasi ini sesuai dan sejalan dari arahan Presiden. Mekanisme kegiatan kami dimulai dengan pelatihan dan peningkatan keahlian bersertifikat oleh Disnakertrans, kemudian Dinas PPPA Sulut memberikan bantuan dan peralatan spesifik sesuai dengan pelatihan yang sudah diikuti dan Bank SulutGo memberikan fasilitas bantuan kredit. Ini merupakan dukungan bagi pemberdayaan ekonomi bagi perempuan di Sulut, dan kami memilih sasaran khusus bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga,” jelas Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Utara, Kartika Devi Tanos.

Dalam kesempatan yang sama, Kemen PPPA bekerjasama dengan mitra dari Artha Graha Peduli juga menyalurkan paket kebutuhan spesifik perempuan bagi 5 perempuan kepala keluarga dan paket kebutuhan spesifik anak bagi 5 anak yatim yang terdampak pandemi Covid-19 di Sulawesi Utara. Selain di Kantor Gubernur Sulut, Menteri Bintang juga turut mengunjungi langsung kediaman anak yang menjadi yatim akibat salah satu orang tuanya meninggal akibat terpapar Covid-19.

“Yang tidak kalah penting di masa pandemi ini adalah memastikan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak terpenuhi. Penyaluran bantuan ini tentunya masih jauh dari kata cukup. Tapi kami harapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan hal serupa,” tutur Menteri Bintang.(AWN) 

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11

Recent News

Depresi dan Pencegahannya