Next Post

Menaker Ida Fauziyah Resmikan Training Ground PT IMIP Morowali

Binalavotas

Morowali, AWN (27/11/2021) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, meresmikan Training Ground milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah usai menyaksikan serah terima hibah lahan dan BLK dari Pemkab Morowali kepada Kemnaker.

Menurut Menaker Ida, kedua fasilitas peningkatan kompetensi ini adalah wujud komitmen bersama pemda dan dunia usaha dalam memajukan masyarakat di daerah melalui pelatihan vokasi. 

Saat menghadiri Peletakan Batu Pertama Training Ground PT IMIP di Morowali pada Kamis (25/11) Menaker Ida mengatakan bahwa “Tentunya peningkatan kompetensi dan daya saing SDM bukanlah tugas yang harus diemban oleh Pemerintah semata. Kami tidak bisa mengemban tugas yang berat ini tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari mitra industri dan masukan dari rekan pekerja.”

Selain itu, Menaker Ida berharap agar pemda dan stakeholders terus bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun kompetensi SDM di daerah. Sehingga solusi yang dihadirkan benar-benar mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah masing-masing. 

Menaker Ida juga menyebutkan bahwa “Setelah berdiri nanti, saya berharap Training Ground ini dapat bermitra dan berkolaborasi dengan UPTP BLK Morowali.”

Disamping itu, Chief Executive Officer (CEO) PT IMIP, Alexander Barus, mengatakan bahwa PT IMIP terus berkembang dengan pesat dari waktu ke waktu. Perkembangan industri yang pesat ini harus diimbangi dengan pembangunan SDM yang mumpuni, agar keberadaan industri tidak menimbulkan dampak negatif sosial dan ekonomi. 

“Training Ground ini dibangun bukan untuk gagah-gagahan. Ini dibangun agar kita bisa menyiapkan tenaga kerja, khususnya di Morowali dan Indonesia Timur, bisa menggantikan TKA,” ucapnya. 

Menurut Chief Executive Officer (CEO) PT IMIP tersebut, saat ini di PT IMIP terdapat 5.870 TKA dari total 60 ribu orang pekerja. Ia berharap, keberadaan BLK Kemnaker dan Training Ground dapat menekan jumlah TKA di PT IMIP hingga 6 persen dari total pekerja. (AWN/sw)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.