Next Post

Menaker Ida Fauziyah Bertemu Dubes Kuwait Bahas Terkait Perluasan Kesempatan Kerja

Menaker Ida Fauziyah Bertemu Dubes Kuwait Bahas Terkait Perluasan Kesempatan Kerja

Jakarta, AWN (11/7/2023) –  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menerima kunjungan kehormatan Dubes RI untuk Kuwait, Lena Maryana, di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jakarta, beberapa waktu lalu

Pertemuan kedua pejabat ini antara lain bertujuan untuk membahas seputar perluasan kesempatan kerja di Kuwait. Mulai dari kesehatan maupun sektor lainnya.

“Ada banyak kesempatan kerja di Kuwait yang tengah kita jajaki, baik itu di sektor kesehatan maupun sektor lainnya. Tentu ini kesempatan bagi kita untuk dapat mengisi kebutuhan sektor-sektor tersebut,” kata Ida Fauziyah.

Menaker mengatakan bahwa, Pemerintah Kuwait telah menyampaikan keinginannya untuk merekrut tenaga kesehatan asal Indonesia untuk ditempatkan di Rumah Sakit Pemerintah di Kuwait.

Rencananya, penempatan tenaga kesehatan ini akan dilakukan melalui skema G to G (Goverment to Goverment). Adapun draft Technical Arrangement (TA) skema penempatan masih dalam pembahasan kementerian/lembaga.

“Setelah TA skema penempatan selesai, diharapkan Pemerintah Kuwait dapat mempelajari dan mencermatinya, sehingga pada saat perundingan akan berjalan dengan baik dan diharapkan kerja sama penempatan dapat selesai secepatnya,” kata Ida Fauziyah.

Selain itu, Kuwait juga membuka peluang kerja lainnya di sektor swasta seperti sektor perminyakan, industri manufaktur (Technician, Engineer dan Programmer), sektor hospitality (waiter, chef, receptionist, housekeeping, bellboy, reservation), dan sektor transportasi ( pilot, supir bis).

Ida Fauziyah juga menambahkan, Pemerintah Kuwait juga telah menyatakan keinginannya untuk menjajaki kerja sama penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK), setelah pilot project SPSK Indonesia dengan Arab Saudi dinyatakan berhasil.

“Dengan begitu PMI lebih memiliki kepastian dalam hal pelindungan. Karena apapun mekanisme penempatannya, pelindungan harus diutamakan,” katanya. (AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *