Next Post

Manager CSR Pertamina Persero Dian Hapsari Firasati : Pertamina Gelar Peningkatkan Soft Skill Bagi Penyandang Disabilitas

20210530004208195_57f23a46c3ec453b905582d43ed59117

Bandung, Jawa Barat, AWN (30/5/2021)  – Pertamina berkomitmen untuk mendukung peningkatan kompetensi bagi komunitas penyandang disabilitas. Salah satu komitmennya dengan melakukan pembukaan pada acara Peningkatan Soft Skill Bagi Sahabat Disabilitas yang diselenggarakan di Gedung BRSPDSN Wyata Guna, Bandung pada Sabtu, 29 Mei 2021.

Manager CSR Pertamina Persero Dian Hapsari Firasati mengungkapkan kegiatan ini merupakan komitmen Pertamina dalam tanggung jawab sosial perusahaan pada pilar Pertamina Cerdas di bidang pendidikan dan keterampilan.

“Kami melakukan program pendidikan informal jadi memberikan pelatihan motorik kemudian pelatihan keterampilan kerajinan tangan. Program pemberdayaan sahabat disabilitas ini sudah dijalankan oleh teman-teman Pertamina MOR 3 dan fuel Bandung serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Dalam rangka untuk mendukung pemerintah daerah mencapai tujuan berkelanjutan, Alhamdulillah di dalam program dreamable ini anak-anak produktif,” ujarnya

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Arpemkesra) Sekda Kabupaten Bandung Ruli Hadiana mengatakan kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antara pemerintah pusat, daerah, hingga perusahaan seperti Pertamina demi terwujudnya kesamaan pemahaman dan komitmen yang tinggi untuk pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

“Kegiatan ini semakin membuat pemerintah daerah akan meningkatkan kesadaran yang tinggi akan kebutuhan dan hak-hak para penyandang disabilitas,” katanya.

Selain pelatihan peningkatan soft skill penyandang disabilitas, Pertamina juga memberikan bantuan untuk program Sahabat Disabilitas yaitu workshop mental health dan 10.000 masker.  Pemberian bantuan ini dilakukan oleh Manager CSR Pertamina Dian Hapsari Firasati diberikan secara simbolis kepada Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Wyata Ghuna Sudarsono.

“Ini menjadi langkah penting untuk mendapatkan soft skill dan pelatihan kesehatan mental. Saya harap kita semua bisa hidup yang layak, oleh karena itu pengembangan diri dan kapasitas menuju kemandirian bagi temen disabilitas sangat penting,” tutupnya. (AWN) 

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *