Next Post

Kunjungi Sentra Vaksinasi Nelayan, Ketua DPR RI Puan Maharani Tegaskan Jangan Ada Kesenjangan Vaksinasi

WhatsApp Image 2021-09-02 at 1.14.47 PM(1)

Jakarta, AWN  (3/9/2021) – Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani terus mendorong pemerintah untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 ke seluruh lapisan masyarakat. Demi pemerataan vaksinasi, ia meminta agar semangat gotong royong diterapkan dalam sentra vaksin yang akan melayani 7.500 peserta vaksinasi selama 3 hari ke depan.

 

“Kita perlu bergotong royong untuk memastikan bahwa jangan sampai ada kesenjangan vaksinasi. Kita tidak bisa sehat sendiri, lingkungan kita juga harus sehat,” terang Puan saat mengujungi Sentra Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Maming Enam Sembilan Group di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021).

 

Dalam sambutannya, Puan juga berbicara pentingnya percepatan vaksinasi anak di atas 12 tahun, terlebih mereka sudah mulai uji coba untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Kita ingin memastikan bahwa anak-anak kita bisa bersekolah dengan aman dan sehat. Itu artinya tidak bisa hanya satu atau dua anak saja di satu sekolah yang sudah divaksinasi,” tutur politisi PDI-Perjuangan tersebut.

 

Didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Anggota Komisi VI DPR Mufti Aimah Nurul Anam dan Ketum BPP HIPMI Mardani Maming, Puan menjelaskan selain vaksinasi, disiplin protokol kesehatan juga perlu digencarkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab, vaksinasi saja tidak cukup, apalagi dengan kecepatan mutasi virus Corona dengan berbagai variannya.

 

Ke depannya, mantan Menko PMK itu berharap agar pengusaha-pengusaha muda di HIPMI ambil andil dalam membudayakan penerapan protokol kesehatan sebagai bagian dari company culture di kantor atau pabrik masing-masing. “Ingat bahwa rakyat yang sehat adalah syarat untuk ekonomi Indonesia yang kuat,” tandas cucu Bung Karno tersebut. (AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *