Next Post

Mengusung Riset Developing Project-Based Learning Model in Virtual Learning Environment, Raida Asfihana Mahasiswa S3 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris PPs UNM Lulus Ujian Proposal

Screenshot_20200911-072739_1

Makassar, Sulawesi Selatan, AWN (10/9/2020) – Raida Asfihana, salah seorang dosen dari UIN Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mencoba menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital dewasa ini melalui sebuah proposal disertasi dengan judul “Developing Project-Based Learning Model in Virtual Learning Environment”. Proposal ini disampaikan nya pada ujian seminar proposal yang berlangsung pada hari Kamis, 10 september 2020 melalui platform Zoom.

Para penguji yang hadir pada seminar proposal disertasi tersebut yakni Prof. Drs. Muhammad Basri, MA, Ph.D, Iskandar, S.Pd, M.Ed, Ph.D, Prof. Dr. Kisman Salija, M.Pd, Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum, dan Dr. Abdul Halim, M.Hum menyambut positif ide proposal ini dikarenakan hal ini juga sesuai dengan kondisi sekolah dari rumah yang ramai digaungkan pada musim pandemi covid 19.

Raida Asfihana yang menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, magister (S2) di Universitas Negeri Malang dan kini sedang menempuh program doktor (S3) di Universitas Negeri Makassar akan melaksanakan penelitiannya dengan metode Penelitian dan Pengembangan dalam upaya menciptakan suatu model pembelajaran berbasis proyek yang praktis dan dapat diterapkan oleh semua pendidik. Model ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi siswa khususnya dalam proses belajar mengajar English for Islamic Studies.

Prof. Drs. Muhammad Basri, MA, Ph.D selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris S3 PPs Universitas Negeri Makassar menyatakan bahwa hasil akhir dari disertasi Raida nanti hendaknya dilengkapi dengan materi belajar online, buku panduan guru, dan rencana pelajaran yang bisa diterapkan untuk pembelajaran bahasa Inggris. Prof. Baso Jabu sebagai penguji juga menambahkan hendaknya produk akhir ini nanti sudah teruji efektifitasnya untuk kemudian dapat digunakan oleh khalayak umum.

Iskandar, Ph.D selaku co-promotor dari Raida Asfihana menyarankan agar Raida mencari referensi yang lebih tepat dan sesuai untuk mendukung alasannya memilih model pengembangan yang akan dipakai nya dalam mengembangkan model ini kedepannya sembari menekankan bahwa penggunaan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) sudah sesuai sebagai pisau analisis model yang akan dikembangkan nantinya.

Dengan selesainya ujian seminar proposal disertasi di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar, maka Raida Asfihana dinyatakan lulus ujian proposal tersebut dan dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.(AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *