Next Post

Megawati dan Puan Maharani Bertemu Paus Fransiskus, Bicara Perdamaian Dunia

WhatsApp-Image-2023-12-18-at-64555-PM-1-3939585694

Vatikan, Roma, AWN (19/12/2023) – Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, bertemu dengan Paus Fransiskus, di Istana Vatikan, pada sela-sela kegiatan menjadi anggota dewan juri penganugerahan Zayed (Zayed Award), pada Senin (18/12/2023) waktu setempat. Mega berdiskusi membahas perdamaian dunia bersama Bapa Suci.

Turut hadir mendampingi Mega, antara lain Ketua DPR Puan Maharani, Menkumham Yasonna Laoly dan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah. Mega bersama rombongan diterima Paus Fransiskus dan berdiskusi terkait ajang penjurian anugerah untuk persaudaraan manusia.

“Ketika saya bertemu dengan rombongan, memang beliau (Paus Fransiskus) meminta untuk supaya apa yang terjadi di Indonesia dalam kehidupan kerukunan beragama agar diteruskan,” kata Mega, dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, tadi malam.

Mega bersama rombongan berdiskusi dengan Bapa Suci sekitar 15 menit, di Istana Kepausan. Mega menjadi salah satu juri untuk Anugerah Zayed yang kali pertama dilaksanakan pada 2019. Anugerah ini diprakarsai oleh Paus fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmed Al Tayeb di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Pertemuan di Vatikan merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal dewan juri yang digelar November 2023, di Abu Dhabi. Mega menjadi juri bersama Prefek Emeritus Tahta Suci Dikasteri Gereja Oriental Kardinal Leonardo Sandri, dan Sekjen Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) Rebeca Grynspan Mayufis.

Juri lainnya yakni Ketua Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional Rabbi Abraham Cooper, mantan Direktur Jenderal UNESCO dan mantan menteri Bulgaria Irina Bokova, dan Sekjen Zayed Award Mohamed Abdelsalam.

Pertemuan Mega dengan Paus Fransiskus ditutup dengan sesi foto bersama dan berbagi cenderamata. Malahan, Puan membagikan swafoto ketika Paus Fransiskus menandatangani buku yang dibagikan sebagai cenderamata, melalui medsos pribadi.

Puan memastikan komitmenn Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, dan menyebarkan semangat toleransi. Namun dirinya mengingatkan, Mega juga menyinggung isu perubahan iklim dalam pertemuan dengan Paus Fransiskus.

“Indonesia yang terdiri dari berbagai agama walaupun merupakan negara Muslim terbesar, kami juga melakukan toleransi, dan Paus Fransiskus menyampaikan bahwa hal itu harus tetap dipertahankan, dan kita harus sama-sama menjaga agar toleransi beragama dan perdamaian yang ada di dunia bisa tetap terjaga,” kata Puan.(AWN)

asiawomennews

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

Recent News